-
Pemakzulan dibalas Dengan Reshuffle
Gencarnya isu pemakzulan yang digencarkan oleh partai koalisi, kini muncul tentang isu reshuffle kabinet. Hal ini disampaikan langsung oleh sekjen Partai Demokrat Amir Syamsuddin, Amir mengaku kecewa dengan sikap sejumlah partai koalisi yang menghembuskan isu pemakzulan. Amir menilai teriakan pemakzulan itu berbau revolusi, aneh dan layak diganjar reshuffle kabinet. "Beberapa partai koalisi sudah bertindak di luar nalar politik. Reshuffle kabinet, menurut saya pribadi, menjadi sangat diperlukan," kata Amir saat berbincang dengan detikcom, Kamis (4/2/2010). Ini menjadi pukulan balik bagi kaum elit politik yang menyalahartikan arti koalisi, sebagai bagian dari koalisi seharusnya partai-partai memiliki etika dalam berkoalisi.,Apabila ada serangan politik, hal itu seharusnya hanya datang dari partai oposisi. Hal ini akan menjadi pelajaran bagi orang yang suka memutar balikkan fakta. Semoga saja Presiden SBY melakukan reshuffel terhadap kabinet yang tidak mau bekerja sama dan berniat membangkang, agar hal ini tidak terulang dimasa mendatang. Isu pemakzulan sendiri merupakan hal yang tidak masuk akal. Karena istilah makzul sendiri berbau revolusi dan aneh, sehingga tidak belebihan jika hal tersebut diganjar dengan isu reshuffle kabinet, so siap-siap saja para kabinet yang berotak licik untuk keluar dari kabinet,hehehehehe.....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)












0 komentar: