-
Go Daddy Tinggalkan China
Go Daddy, perusahaan pendaftar alamat internet terkemuka di dunia, akan berhenti mendaftarkan situs-situs internet di China. Langkah ini merupakan bentuk respon terhadap peraturan yang mengharuskan pendaftar memberikan data pribadi, termasuk foto.
Seperti dikutip dari laman harian The Washington Post, 30 Maret 2010, Go Daddy yakin bahwa peraturan tersebut merupakan upaya pemerintah China untuk memperketat pengawasan terhadap konten internet. Selain itu, individu yang mendaftarkan situs mereka ke perusahaan Go Daddy akan mendapat risiko.
Keputusan Go Daddy ini mengikuti pengumuman Google pekan lalu bahwa raksasa mesin pencari itu tidak akan lagi melakukan sensor terhadap hasil pencarian di China. Analis dan kelompok hak asasi manusia telah memperingatkan bahwa desakan pemerintah China terhadap sensor dan kontrol informasi mengganggu kelancaran bisnis di negeri tersebut.
Desember tahun lalu, China mulai memberlakukan kebijakan baru dengan meminta agar semua pendaftar nama domain dengan .cn juga memberikan pas foto berwarna dan identitas bisnis lain, termasuk nomor registrasi bisnis di China dan lembar formulir pendaftaran yang telah ditandatangani.
Data tersebut harus dikirimkan ke China Internet Network Information Centre. Padahal, sebagian besar pendaftaran nama domain hanya meminta nama, alamat, nomor telepon, dan alamat surat elektronik pendaftar.
“Kami langsung khawatir akan motif di balik makin meningkatnya tingkat verifikasi pendaftaran yang diminta,” kata Christine Jones, penasehat umum Go Daddy Group pada komite kongres Amerika Serikat di China, Rabu pekan lalu.
“Tujuan prosedur ini bagi kami mungkin didasarkan pada keinginan otoritas China untuk berlatih mengontrol pendaftaran registrasi nama domain oleh warga negara China,” kata Jones.
Menurut Jones, China merupakan negara pertama yang mengupayakan verifikasi tambahan dan dokumentasi pendaftar. Namun menurut Jones, keputusan Go Daddy untuk berhenti mendaftarkan domain baru tidak terkait dengan pengumuman Google.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)












0 komentar: