-
Satpol PP Vs Warga, Siapa yang salah?
Dua hari lalu terjadi bentrokan dahsyat antara warga dengan satpol pp di koja Jakarta. Bentrokan tersebut terjadi karena akan adanya penggusuran makam mbah Priok, yang konon adalah salah satu ulama besar yang menyebarkan agama islam di pulau jawa khususnya Jakarta. Sedikitnya 4 orang meninggal dari peristiwa tersebut. Korban terbnyak adalah dari petugas satpol pp yang memang menjadi bulan-bulanan warga. Satu pertanyaan besara yang patut kita ajukan dalam peristiwa tersebut, "Siapakah yang salah dari peristiwa tersebut?" Apakah satpol pp bersalah disini?Sepertinya tidak, karena satpol pp tersebut bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh atasannya. Apakah warga yang bersalah?karena dengan brutal menyerang satpol pp?Tidak mungkin juga menyalahkan warga, karena warga membela apa yang memang seharusnya dibela, warga tidak ikhlas jika makam tersebut harus digusur karena mereka menganggap itu adalah suatu tempat sakral bagi umat Islam, karena Mbah Priok sendiri adalah sebagai pemuka Agama Islam dan disebut wali dan habib(keturunan Rasullah) jadi wajarlah kalo warga membela habis-habisan makam tersebut, apalagi jika digunakan sebagai kepentingan bisnis belaka. Lalu apakah Pemprov Jakarta yang patut dipersalahkan?Tetapi Pemprov bersikukuh bahwa tidak akan menggusur makam mbah priok, tetapi hanya membongkar bangunan-bangunan liar yang berada disekitar makam Mbah Priok, karena pemerintah berencana memperluas kawasan makam tersebut. Lalu peristiwa tersebut siapa yang patut disalahkan?entahlah sulit menjelaskan dan mendudukan siapa yang salah dalam peristiwa ini, sudah jadi tradisi orang Indonesia "lempar batu sembunyi tangan". Jadi setelah membuat ulah mereka menyembunyikan diri dan seolah-olah tidak bersalah bahkan tidak tahu menahu tentang masalah yang ditimbulkannya. Sebagai masyrakat yang beradab tentunya kita bisa memahami dan mengambil hikmah dari peristiwa tersebut, sehingga tidak akan terulang peristiwa yang serupa yang banyak merugikan banyak pihak. Dan semoga keluarga korban mendapat ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masalah ini, Amien...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)












0 komentar: